Gejala, Penyebab Dan Pengobatan Rematik Yang Perlu Anda Ketahui

apotekr

Kali ini Dokter ayu akan menjelaskan lags tenting gejala , penyebab dan pengobatan rematik yang peril anda ketahui, Rematik atau dalam dunia medis disebut rheumatoid arthritis (RA) adalah peradangan sendi kronis yang umumnya disebabkan oleh gangguan autoimun. Rematik adalah penyakit yang bisa menyerang anggota gerak, seperti otot, tulang dan sendi. Simak penjelasan di bawah ini mengenai penyebab, gejala, diagnosis dan obat rematik.

Gejala Rematik

Pada dasarnya, rematik dapat menyerang hampir semua sendi, tetapi yang paling sering diserang adalah sendi di pergelangan tangan, kuku-kuku jari, lutut dan engkel kaki. Sendi-sendi lain yang mungkin diserang termasuk sendi di tulang belakang, pinggul, leher, bahu, rahang, bahkan sambungan antar tulang sangat kecil yang ada di telinga bagian dalam.

Berikut adalah beberapa gejala rematik yang bisa Anda kenali, di antaranya:

1. Kekakuan sendi di pagi hari

Gejala rematik pertama yang umum dialami adalah persendian terasa kaku di pagi hari dan bisa berlangung lama. Sementara kekakuan yang disebabkan akibat osteoartritis bisa menghilang dalam waktu yang lebih cepat.

2. Pembengkakan dan nyeri sendi

Sendi yang mengalami pembengkakan dan nyeri biasanya terasa hangat dan lembek bila disentuh, rasa sakit biasanya terjadi pada kedua sendi di sisi kanan dan kiri (simetris) tetapi mungkin tingkat keparahannya berbeda, tergantung sisi mana yang lebih sering digunakan.

3. Nodul (benjolan)

Sekitar 20% pasien rematik menimbulkan nodul atau benjolan di bawah kulit seukuran kacang hijau dan sering kali terletak di dekat persendian. Benjolan bisa terus ada selama Anda mengalami rematik.

4. Penumpukan cairan

Pada beberapa kasus, cairan bisa terakumulasi terutama di pergelangan kaki. Hal ini disebabkan karena kantung sendi belakang lutut mengakumulasi cairan dan membentuk apa yang dikenal sebagai kista Baker.

Kista ini terasa seperti tumor dan kadang-kadang memanjang ke bawah ke bagian belakang betis dan menyebabkan rasa sakit. Namun, kista Baker juga dapat berkembang pada orang yang tidak memiliki rematik.

5. Kesemutan

Peradangan dan pembengkakan pada tendon mengakibatkan saraf terjepit sehingga dapat menyebabkan kesemutan atau mati rasa. Selain itu, kesemutan atau mati rasa yang terjadi di tangan juga disebut carpal tunnel syndrome.

Penyebab

Apa penyebab rematik polimialgia?

Penyebab rematik polimialgia tidak diketahui. Namun, beberapa jenis gen dan variasi gen bisa meningkatkan risiko Anda terkena rematik jenis ini.

Faktor lingkungan juga bisa berpengaruh. Ada beberapa musim tertentu di mana lebih banyak orang didiagnosis dengan rematik polimialgia. Diduga ada pemicu dari lingkungan, misalnya infeksi virus.

Faktor pemicu

Siapa saja yang berisiko terkena rematik polimialgia?

Beberapa faktor yang membuat Anda lebih berisiko terkena rematik ini adalah:

  • Usia. Rematik polimialgia hanya menyerang orang dewasa, terutama orang lanjut usia. Usia rata-rata dimulainya penyakit ini adalah 73 tahun.
  • Jenis kelamin. Wanita dua kali lebih berisiko terkena penyakit ini dibanding pria.

Pengobatan Rematik

Hingga kini belum ada pengobatan yang bisa mengobati rematik dengan total. Pemberian obat rematik hanya untuk mengurangi peradangan dan rasa sakit, mengembalikan fungsi sendi, serta mencegah terjadinya cacat.

Berikut adalah beberapa obat rematik yang bisa Anda gunakan (dengan atau tanpa resep), di antaranya:

1. Nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID)

Obat NSAID berguna untuk mengurangi peradangan dan rasa sakit pada rematik. Jenis obat rematik yang dijual bebas tanpa resep dokter seperti ibuprofen, naproxen dan obat resep dokter seperti natrium diklofenak.

2. Steroid

Obat kortikosteroid digunakan untuk peradangan dan rasa sakit, serta memperlambat terjadinya kerusakan sendi.

3. Disease modifying anti-rheumatic drugs (DMARDs)

Obat rematik ini berguna untuk mencegah jaringan sendi tidak semakin rusak secara permanen. DMARDs yang sering diberikan dokter yaitu leflunomide (Arava), methotrexate (trexall), sulfasalazine (Azulfidine) dan hydroxychloroquine (plaquenil)

4. Obat lainnya

Obat rematik lainnya yang bisa digunakan seperti  inhibitor TNF-alpha, imunosupresan, dan kelas baru obat-obatan untuk meningkatkan gerakan sendi.

Sementara itu, pada kasus yang lebih parah dan penggunaan obat rematik seperti di atas tidak membantu mengurangi gejala, dokter bisa menganjurkan untuk melakukan tindakan operasi. Operasi pembedahan bisa dibagi dalam tiga prosedur seperti:

  • Tendon repair. Prosedur ini diperlukan apabila sendi yang mengalami peradangan dan kerusakan mengakibatkan tendon di sekitar sendi melonggar atau sobek. Dokter akan melakukan pembedahan untuk memperbaiki tendon di sekitar sendi.
  • Total joint replacement. Prosedur ini dilakukan dengan mengangkat bagian sendi yang rusak, kemudian memasukan alat buatan  dari metal dan plastik.
  • Fusi sendi. Prosedur ini hanya digunakan jika dua metode sebelumnya tidak bisa dilakukan. Fusi sendi adalah sebuah operasi penyatuan sendi untuk menstabilkan atau meluruskan sendi kembali seperti sebelumnya.

Selain mengonsumsi obat rematik dan melakukan operasi, langkah-langkah lainnya yang bisa dilakukan untuk meredakan rematik adalah olahraga rutin, pola diet yang sehat, istirahat cukup, dan mengurangi stres.

Jika Anda ragu terhadap gejala-gejala yang muncul dan tidak berani mengambil tindakan, sebaiknya konsultasi dengan dokter spesialis reumatologi untuk mendapatkan penanganan yang teapot. Semoga bermanfaat dan seperti biasa salam sehat selalu .

Check our bestsellers!

Rp 24.500
Rp 9.400
Rp 6.750
Rp 8.500
Rp 58.700
Rp 13.900
Rp 1.900
Rp 17.200
Rp 13.800
Rp 3.750

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *